Prodi S1 Informatika Universitas Harapan Bangsa (UHB) terus memperluas kiprah dan kontribusi akademisnya di kancah nasional. Dosen Prodi S1 Informatika UHB, Anggit Wirasto, S.Si., M.Eng., hadir sebagai narasumber dalam Webinar Nasional yang mengangkat tema "Peluang dan Tantangan Kaji Etik pada Riset Teknologi Digital dan Kecerdasan Buatan AI (Artificial Intelligence)". Acara ini diselenggarakan oleh Komite Etik Penelitian Kesehatan Poltekkes Kemenkes Palangka Raya pada hari Kamis, 17 September 2026.
Kegiatan akademik ini dilaksanakan secara daring dan difasilitasi melalui platform ruang virtual serta LMS Pelataran Sehat. Dalam acara tersebut, Anggit Wirasto memberikan sumbangsih pemikiran krusial dari sudut pandang teknologi informasi dan keamanan siber melalui dua sesi pemaparan materi berturut-turut.
Pada sesi pertama yang berlangsung pukul 09.00 hingga 09.45 WIB, beliau membedah materi dengan topik "Isu Etik Spesifik pada AI dan Big Data: Informed Consent Digital, Privasi, Keamanan Data, dan Cybersecurity". Pemaparan kemudian dilanjutkan pada sesi kedua pukul 09.45 WIB dengan pendalaman materi mengenai "Elemen Kritis, Peluang, dan Pengamanan Privasi/Data Pasien dalam Penggunaan AI untuk Layanan dan Riset Kesehatan".
Kehadiran perwakilan Prodi S1 Informatika UHB dalam forum ini berdampingan dengan para pakar nasional lainnya, yakni Drs. Ondri Dwi Sampurno, Apt., M.Sc. yang menyoroti aspek bioetika dan tanggung jawab akademik, serta Prof. drg. Anton Rahardjo, M.Sc.(PH), Ph.D. yang membahas legalitas dan tata kelola big data kesehatan.
Partisipasi aktif Anggit Wirasto dalam webinar nasional ini membuktikan komitmen kuat Prodi S1 Informatika Universitas Harapan Bangsa dalam mengawal integrasi kecerdasan buatan (AI) agar senantiasa selaras dengan standar etika, privasi, dan keamanan data. Keterlibatan institusi diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pedoman pengembangan riset dan layanan kesehatan berbasis teknologi masa depan di Indonesia.